Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penghinaan Pancasila Rizieq Shihab

0
Habib Rizieq - dok.Istimewa

Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menghentikan kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila dengan tersangka Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath menyebut penghentian kasus ini dapat menurunkan tensi politik menjelang pemilihan umum.

“Alhamdulillah. Kita apresiasi Polri yang menghentikan kasus ini. Insya Allah ini menurunkan tensi politik yang mulai memanas menelang pemilu. Sehingga, siapa pun yang mau bertarung, ya bertarunglah dengan fair, tidak ada ribut-ribut atau permusuhan,” paparnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/5/2018).

Dia menduga penghentian kasus ini setelah Tim 11 Ulama Alumni 212 dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Masjid Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (22/4/2018) lalu. Al Khaththath juga meminta sebaiknya kasus dugaan chat mesum yang dituduhkan kepada Habib Rizieq juga dihentikan.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Umar Surya Fana, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penghentian kasus tersebut. Namun dia mengaku lupa dasar pengentian itu.

“Saya lupa. Mungkin kadaluarsa, atau tidak ada pindanya. Saya cek dulu,” ucapnya, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/5/2018).

Sedangkan pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Prawiro yang datang ke Bareskrim Polri untuk mengambil barang bukti berkas perkara kliennya dengan tegas memastikan bahwa penghentian kasus tersebut karena tidak ditemukan unsur pidana.

“Karena tidak memenuhi unsur pidana dan tak ditemukan niat jahat. Keterangan saksi dan ahli pun juga tak ditemukan unsur-unsur itu.Sehingga dikeluarkan SP3,” ucapnya. (Mel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here