Waspadalah, Data Pengguna Rentan Dicuri Pelacak Java Script

0
Facebook - dok.Broadband TVNews

California – Perusahaan pemilik jejaring sosial Facebook kini tengah melakukan penyelidikan atas laporan yang menyebut data pribadi penggunanya bisa dicuri oleh pelacak JavaScript.

encurian disebut sangat mungkin terjadi jika data-data pengguna itu ditanam di situs web memungkinkan pengguna masuk dengan kredensial Facebook mereka.

Seperti dilaporkan laman Engadget, Jumat (20/4), data yang dicuri tak hanya nama serta alamat email saja, tetapi data yang lebih rinci. Termasuk, usia, jenis kelamin, lokasi domisili, bahkan foto profil.

Semuanya tergantung besarnya izin akses yang diberikan oleh pengguna kepada situs web yang bersangkutan. Semakin banyak ddizinkan, maka semakin rentan pula data itu dicuri.

Jika pengguna itu telah masuk JavaScript maka pihak ketiga akan dengan leluasan mengambil informasi terkait pengguna itu dengan leluasa. Laporan Princeton’s Center for Information Technology Policy untuk situs Freedom of Tinker disebutkan setidaknya terdapat 431 dari 1 juta situs teratas dalam rangking Alexa memiliki script curang.

Termasuk diantara mereka adalah penyedia basis data cloud MongoDB. “Memanfaatkan data pengguna Facebook merupakan pelanggaran serus secara langsung terhadap kebijakan kami,” tutur Juru Bicara Facebook.

Facebook langsung melakukan penyelidikan dan menangguhkan kemampuan untuk menautkan ID pengguna unik untuk aplikasi tertentu ke halaman profil Facebook individu. Facebook juga melembagakan otentifikasi tambahan serta membatasi permintaan gambar profil Facebook Login. (Dte)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here