Di Hadapan DPR Facebook Akui Gagal Lindungi Data Pribadi Penggunanya

0
Logo Facebook - dok.Istimewa

Jakarta – Manajemen Facebook di Indonesia dengan tegas membantah adanya kebocoran data 1,1 juta pengguna jejaring sosial tersebut di Indonesia yang dikarenakan sistemnya.

Meski begitu perusahaan yang didirikn Mark Zuckerberg itu mengaku gagal dalam melindungi data mereka.

“Memang, kejadian tersebut merupakan pelanggaran atas kepercayaan. Dan kami gagal melindungi data para pengguna,” tutur Kepala Kebijakan Publik Facebook untuk Indonesia, Ruben Hattari saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI, di Jakarta, Selasa (17/4).

Lantaran itulah, atas nama perusahaan, Ruben meminta maaf atas kejadian tersebut. Dia menyebut kegagalan itu karena Facebook tak mengantisipasi sebuah aplikasi yang mengakses Facebook, yakni ‘thisisyourdigitallife’.

Aplikasi yang dikembangkan oleh seorang pakar di Cambridge University, Inggris, Alexander Kogan masuk ke Facebook dengan menggunakan fitur Facebook Login yang tersedia secara umum.

Padahal, lanjutnya Facebook Login, memungkinkan pengembang aplikasi pihak ketiga untuk meminta persetujuan dari pengguna aplikasi Facebook supaya dapat mengakses kategori data.

“Data ini kemudian dibagikan pengguna itu kepada teman Facebook mereka termasuk ke Cambridge Analityca. Facebook tidak memberikan izin atau menyetujui pemindahan data tersebut dan itu dianggap telah melakukan pelanggaran kebijakan platforn Facebook,” tegasnya.

Setelah kasus itu menyeruak ke publik, lanjut Ruben, Facebook langsung melakukan penyeledikan lebih lanjut mengenai masalah ini. Terasuk pengakuan pihak terkait dengan kasus ini yang menyebut telah menghapus data-data itu. (Mel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here