Arahkan Pengguna ke Jalan yang Berbahaya, Waze Diprotes Masyarakat

0
Ilustrasi aplikasi Waze - dok.CNET

Los Angeles – Aplikasi navigasi buatan Google, Waze, kembali diprotes masyarakat Los Angeles, Amerika Serikat setelah beberapa waktu lalu sejumlah protes juga telah dilayangkan.

Seperti sebelumnya, protes kali ini dilayangkan juga karena informasi yang diberikan justeru menyesatkan karena mengarahkan pengguna ke jalan yang curam dan berbahaya.

Seperti dilaporkan laman Gizmodo, Sabtu (7/4), peristiwa itu terjadi saat pengguna Waze memintanya untuk mengarahkan ke jalanyang dimaksud agar lebih cepat, tetapi aman dan nyaman. Namun, ternyata, Waze mengarahkan pengguna itu ke Baxter Street.

Padahal, jalan di kawasan pemukiman Echo Park itu dikenal paling curam di Amerika Serikat. Sudut kemiringannya mencapai 30%.

Bahkan, tercatat, sudah sering pengemudi yang mengalami kecelakaan di jalan itu. Sehingga warga setempat pun merasa terganggu.

Jason Luther, salah satu warga setempat menyebut ada kejadian tragis yang sering terjadi di jalanan itu. Mulai dari nyelonong ke kebun hingga terbalik.

Pernyataan serupa diungkapkan warga lainnya, Robbie Adams. “Itu terjadi karena jalanan yang memang curam,” ucapnya.

Sejatinya, mereka telah melayangkan protes ke Waze, mengapa bisa terjadi seperti itu. Namun, alih-alih mendapat jawaban menentramkan, mereka justeru mendengar jawaban yang membingungkan.

Lantaran itu pula, mereka minta Waze agar menghapuskan Baker Street sebagai jalur alternatif di aplikasi tersebut. Sebab jalanan ini memang berbahaya, terlebih di saat musim hujan. (Dte)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here