Pertumbuhan Pasar Hunian Serpong Tertinggi, Peminat Menengah ke Atas

0
Ilustrasi memilih rumah - dok.HouseLogic

Jakarta – Kawasan Serpong, Tangerang, Banten, saat ini terbukti menjadi kawasan dengan pertumbuhan properti residential atau tempat tinggal – baik berupa rumah tapak maupun hunian vertikal – tertinggi. Bahkan kawasan ini menjadi incaran kalangan menengah ke atas untuk tinggal.

“Pertumbuhan properti vertical maupun landed house semua mengarah ke sana (Serpong). Dan di sekitar wilayah itu segmennya middle-up,” tutur Exhibition and Conference Manager PT Citra Inovasi Strategi Exhibition (CISE), R. Arief Sofyan, di EV Hive, Jakarta, Selasa (6/3).

Menurutnya, pertumbuhan properti di kawasan Serpong dari tahun ke tahun terus terjadi. Terlebih dengan hadirnya segmen hunian bagi pekerja dan mahasiswa seiring dengan semakin banyaknya pembangunan lembaga pendidikan sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

Melihat fakta itu, kata Arief, CISE berniat menggelar Home Show HOMEDEC pada September nanti di Indonesia Convention Exhibition atau ICE BSD City, Tangerang. Penyelenggara pameran ini akan menggandeng perusahaan desain interior lokal yang sebagian besar berada di luar Jabodetabek, misalnya dari Tasikmalaya dan Jepara.

“Kita akan menjajaki kerjasama dengan mereka. Salah satunya melalui kunjungan ke Semarang dan sekitarnya untuk mencari pegiat interior yang memiliki potensi,” ucap Arief.

CISE menargetkan produk interior lokal yang berpartisipasi ke pameran itu sebanyak 25-30% dari total peserta. Maklum, saat ini produk yang banyak berminat mengikuti pameran justeru dari produk luar negeri meski tak sedikit pengunjung pameran yang mencari produk lokal.

Sementara itu, Vice President Coldwell Banker Commercial Advisory Group, Dani Indra Bharata, menyebut pengembag di kawasan Serpong, khususnya PT Bumi Serpong Damai (BSD), Alam Sutera, dan Summarecon Mal Serpong semakin gencar membangun apartemen. Mereka membidik segmen pasar mahasiswa.

Menurutnya, pasar hunian di kawasan ini terus menggeliat karena semakin berkembangnya wilayah sekitar serta mudahnya akses menuju Serpong dan sebaliknya.

Akses tol baru dan moda transportasi menjadi pertimbangan tersendiri bagi konsumen. Terlebih faktor alam Serpong yang masih terasa segar juga turut menopang.(Elo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here