Buntut Pelambatan Kinerja iPhone, Apple Harus Hadapi 59 Gugatan

0
Apple Store di Palo Alto, California, Amerika Serikat - dok.Istimewa

California – Pabrikan gadeget kondang asal California, Amerika Serikat, Apple Inc harus menghadapi sedikitnya 59 gugatan dari para konsumen.

Gugatan itu mereka layangkan saat Apple diduga memperlambat kinerja ponsel buatannya iPhone versi lawas.

Seperti dilaporkan laman BGR, Kamis (29/3), The Wall Street Journal pada Selasa (27/3) melaporkan bahwa para penggugat telah menjadwalkan pertemuan hari ini, Kamis (29/3) waktu setempat di Atlanta.

Mereka meminta satu class action, dengan harapan 59 gugatan itu bisa disatukan.

Sementara, Daily Mail 32 menulis gugatan dari konsumen dilayangkan sejak Januari lalu. Bahkan jumlahnya pun terus bertambah.

Jumlah ini bahkan tiga kali lipat dibanding gugatan yang pernah dilayangkan untuk Apple pada tahun 2010 yakni pada saat terjadi skandal Antennagate pada iPhone 4.

Hanya, sejumlah ahli menilai para penggugat kali ini harus melakukan perjuangan yang berat. Pasanya, pabrikan berlambang buah apel tersebut juga terus melakukan perbaikan setelah dia mengakui ada masalah.

Salah satunya, Apple telah memangkas biaya penggantian baterai hingga setahun bagi para pemilik iPhone. Selain itu, pabrikan menyodorkan fitur pengaturan daya baterai di iOS sehingga berkurangnya daya baterai secara cepat juga bisa dicegah.

Hanya memang, Apple juga harus butuh waktu bertahun-tahun untuk menghadapi para penggugat ini. Dia akan diminta membeberakan sisi sensitif dari produknya. Sehingga iPhone akan mendapatkan citra yang buruk seiring pemberitaan kasus ini.

Selain itu, biaya yang dia keluarkan juga tak kecil. Tahun 2018 ini saja, dalam beberapa bulan, Apple harus merogoh kocek US$ 10,29 miliar.

Biaya itu untuk mensubsidi para pemilik iPhone yang memilih penggantian baterai dengan harga yang telah diskon oleh Apple. (Ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here