Biaya Haji Tahun Ini Naik Jadi Rp 35.235.602, Ini Penyebabnya

0
lustrasi prosesi ibadah haji - dok.Ar-Risalah

Jakarta – Pemerintah dan Komisi VIII DPR RI, kemarin resmi mengesahkan Biaya Penelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 yakni sebesar Rp 35.235.602 atau naik 0,99% dibanding tahun lalu. Kenaikan ini dipicu oleh adanya tiga hal.

“Iya, kita bersama pemerintah sudah sepakat untuk menetapkan BPIH 2018 itu kemarin dengan kenaikan 0,99% karena adanya tiga variable penyebab,” tutur Ketua Panitia Kerja BPIH Komisi VIII DPR RI, Noor Achmad, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (13/3).

Ketiga hal itu adalah, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 5% yang ditetapkan oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi. PPN ini, lanjut dia, berpengaruh terhadap biaya hotel atau pemondokan, catering, dan beberapa hal lainnya.

Kedua, variabel biaya angkutan yakni biaya avtur pesawat yang naik. Dan ketiga, penyesuaian kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang melemah. “Jadi ketiga variable itu yang menjadikan kenaikan,” ucap Noor.

Menurutnya, komponen tiket, pajak bandara, dan biaya layanan penumpang sebesar Rp 27.495.842. Sedangkan biaya pemondokan Makkah sebesar Rp 2.384.760, dan biaya izin tinggal Rp 5.355.000.

“Meski ada kenaikan, namun satu hal yang perlu dicatat besarannya masih di bawah kenaikan harga pajak dan fluktuasi nilai tukar. Tidak tingginya besaran kenaikan tersebut merupakan komitmen kami yakni dari Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama RI,” imbuhnya. (Elo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here