Ini Penyebab Lambatnya Perluasan Inklusi Keuangan Menurut Presiden Jokowi

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ada dua hal yang menjadi kendala perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni terkait sistem dan perizinan. Inklusi keuangan adalah instrumen pengentasan kemiskinan, serta sebagai sarana untuk mengatasi ketimpangan dengan cara membuka akses bagi masyarakat terhadap lembaga keuangan.

“Jadi memang yang paling penting adalah harus ada penyederhanaan sistem, penting sekali. Kunci. Ini yang harus kita perbaiki,” tutur Presiden Jokowi usai menerima Ratu Maxima dari Belanda, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/2).

Sedangkan yang kedua, menurutnya adalah menyederhanakan berbagai perizinan yang selama ini masih rumit. Presiden mengatakan, jika kedua hal itu bisa diselesaikan dengan cepat maka perluasan inklusi keuangan di Indonesia juga akan cepat terwujud.

“Kalau keduanya belum bisa kita selesaikan, ya majunya tidak sepesat yang kita inginkan. Tadi saya sudah diskusi panjang dengan beliau (Ratu Maxima) bahwa kita harapkan dua hal tadi segera cepat kita selesaikan,” terangnya.

Mantan Wali Kota Solo itu berharap semua masyarakat bisa mengakses ke perbankan dan lembaga-lembaga keuangan lainnya. “Mereka bisa mengakses sektor keuangan secara sederhana dan cepat. Semuanya, seluruh masyarakat bisa masuk ke sistem keuangan,” imbuhnya.

Ratu Maxima adalah Ratu Belanda yang menjadi Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan /United Nations Secretary General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Inclusion. (Psy/Ktb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here