Buronan Korupsi Honggo Wendratmo Ketahuan Lagi Ngopi di Singapura, Ini Langkah Polisi

0
Honggo Wendratmo - dok.Istimewa

Jakarta – Foto buronan kasus korupsi penjualan kondensat yang juga Direktur Utama Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Honggo Wendratmo, yang tengah berada di sebuah kafe di Singapura beredar polisi bereaksi. Mabes Polri meminta Interpol untuk meringkus pria tersebut.

“Kami akan upayakan (menangkap), karena dia ada di wilayah negara lain kami harus melalui otoritas hukum negara itu. Tidak mungkin kami langsung tangkap orang di negara lain,” tutur Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol.Setyo Wasisto, Polri, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/2).

Polri, lanjut Setyo, juga telah meminta bantuan Interpol Pusat di Lyon, Prancis agar bisa membantu menangkap Honggo yang dikenal licin dalam mengecoh petugas. Dia diduga menggunakan nama lain saat masuk ke Singapura.

Honggo merupakan salah satu dari tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung atas kasus penjualan kondensat yang menurut audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah merugikan negara hingga Rp 35 triliun.

Dua tersangka lainnya, yakni mantan Deputi Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono dan mantan Kepala BP Migas Raden Priyono bahkan telah ditahan. Namun penahanan keduanya telah ditangguhkan pada awal Mei 2016 karena dua orang itu sakit-sakitan dan membutuhkan pengobatan.

Kasus ini bermula pada tahun 2009 yakni ketika SKK Migas atau BP Migas menunjuk TPPI untuk menjual kondensat yang merupakan jatah negara.

Penunjukan tersebut dinilai melanggar keputusan BP Migas tentang pedoman penunjukan penjual minyak mentah, sebab TPPI tidak memiliki kapabilitas pengelolaan kondensat.

Selain itu, TPPI juga melanggar hukum dengan melakukan pengambilan kondensat bagian negara sebelum adanya kontrak dengan BP Migas, karena kontrak baru dibuat 11 bulan setelahnya. Kasus itu kemudian diusut Kejaksaan Agung pada tahun 2015. (Mtf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here