Sejak 1 Januari Tarif Cukai Rokok Naik, Ini Besarannya

0
Ilustrasi Rokok - dok.Manchester Evening News

Jakarta – Sejak 1 Januari lalu pemerintah secara resmi telah menetapkan kebijakan cukai terbaru 2018. Salah satunya kenaikan tarif cukai hasil tembakau dengan rata-rata sebesar 10,04 %.

Seperti dilansir dari situs resmi kemenkeu.go.id, Kamis (11/1), disebutkan, melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor PMK-146/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau, tarif jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 10,9%.

BACA JUGA:Nilai Kredit Bank dengan Jaminan Sertifikat Tanah Capai Rp 917 Triliun

Sedangkan untuk Sigaret Putih Mesin (SPM) sebesar 13,5%. Tarif untuk jenis SPM ini lebih besar karea merupakan pabrikan besar dan industri padat modal.

Sementara untuk Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang tercatat sebagai industri padat karya sebesar 7,3%. Adapun SKT golongan IIIA tidak ada kenaikan tarif.

BACA JUGA: Turis asal Cina Dominasi Kunjungan ke Bali Selama 2017 Kemarin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here