Cepat Panas dan Rawan Terbakar, HP Tarik 52 Ribu Baterai Laptop

0
Kantor Hawlet Packard di Palo Alto, California, Amerika Serikat - dok.kcur.org

California – Perusahaan teknologi informasi asal Palo Alto, California, Amerika Serikat, Hewlett-Packard, tengah melakukan penarikan baterai laptop yang telah dipasang di sejumlah seri laptop HP. Batera-baterai itu ditengarai cepat panas sehingga berpotensi meleleh atau terbakar.

Seperti dilaporkan laman CNET, Senin (8/1), HP mengatakan baterai yang ditarik itu merupakan seri yang diproduksi pada Desember 2015 hingga Desember 2017. Namun, jumlahnya sangat terbatas dari total poulasi laptop HP yang telah diprodyksi selama kurun waktu itu.

BACA JUGA: Qualcomm Kenalkan Laptop Berbasis Snapdragon dan Windows 10, Ini Keunggulannya

“Masalah baterai bermasalah ini hanya bedampak pada 0,1% sistem HP yang terjual secara global selama dua tahun terakhir,” ujar Juru Bicara perusahaan.

Laptop yang diidentifikasi memiliki masalah dengan baterai itu adalah Probook, ZBook, x360, Pavilion, Envy, serta HP 11.

BACA JUGA: Samsung Patenkan Teknologi Pemindai Telapak Tangan untuk ‘Unlock’ Ponsel

Sedangkan Komisi Perlindungan dan Keamanan Produk Amerika Serikat menyebut tak kurang dari 52.000 unit laptop dan mobile workstation yang ditarik akibat baterai bermasalah itu. Namun HP menyatakan akan mengganti secara cuma-cuma baterai yang bermasalah tersebut.

“Kami mengambil tindakan segera untuk mengatasi masalah ini termasuk penarikan kembali secara sukarela dan penggantian baterai,” bunyi pernyataan perusahaan.

BACA JUGA: Ponsel Luna G8 Berfitur Empat Kamera, Dibanderol Rp 3 Jutaan

Penarikan baterai ini dilakukan setelah ada laporan konsumen yang dilayankan ke Komisi Perlindungan dan Keamanan Produk. Bahkan, salah satu laporan menebut insiden memanas dan terbakarnya baterai laptop itu telah mengakibatkan terbakarnya tangan seorang pemilik. (Dte)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here