Calon Perdana Menteri Belanda  Ini Miliki Darah Indonesia

0

Den Haag – Pemilihan Umum yang akan Perdana Menteri Belanda akan digelar besok (15/3) waktu setempat. Dari sejumlah nama kandidat, terdapat orang-orang yang yang dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia, termasuk Geert Wilders, 53 tahun  Jesse Klaver.

Seperti dilansir Deutsche Welle, Selasa (14/3), ibunda Wilders adalah wanita Indo-Belanda asal Sukabumi . Dia hijrah ke Belanda dibawa orang tuanya saat masih kecil.

Adapun Wilders lahir di Venlo, Belanda, 6 September 1963. Dia kemudian tumbuh sebagai anak bungsu di kota Limburg,  sebuah daerah perbatasan Belgia dengan Jerman.

Dia mengawali karier politiknya sebagai penulis pidato di Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi Volkspartij voor Vrijheid en Democratie  (VVD) sebuah partai yang berhaluan konservatif-liberal. Karirnya menanjak dengan menjadi asisten parlemen dari permimpin partai tersebut yaitu Frits Bolkestein selama periode 1990-1998.

Jesse Klaver – dok.Istimewa

Namun sebelum itu, yakni tahun 1996, dia terpilih sebagai anggota Dewan Kota Utrecht. Bahkan tahun selanjutnya, Wilders terpilih sebagai anggota Parlemen Belanda. Namun karena tak sepakat dengan partainya yang mendukung Turki bergabung dengan Uni Eropa, dia memilih hengkang.

Wilders pun mendirikan partai baru yakni Partai Kebebasan atau Partij voor de Vrijheid (PVV). Partai ini berhaluan kanan nasionalis yang liberal.

Sikapnya diikenal kontroversi karena anti imigran dan anti Islam. Pada tahun 2008 lalu misalnya, bersama Arnoud van Doorn dia membuat film pendek berjudul Fitna. Film yang berisi tentang pandangannya terhadap Islam dan Al-Qur’an itu telah menyulut kontroversi saat dirilis di internet pada 27 Maret 2008.

Bahkan dia telah tercatat sebagai orang yang menyuarakan agar pemerintah Belanda melarang Al-Qur’an. Sikap Geert  yang anti imigran dan Islam itu, mendapatkan tentangan dari keluarga dan orang-orang dekatnya.

Seorang kakaknya – Paul – kepada Dailymail beberapa waktu lalu mengatakan ibunya telah menentang sikap pilitik Geert dan partainya.  “Ibu saya tak akan mau memilih partai Geert karena ia mengkambing hitamkan muslim untuk kepentingan politiknya.” ujar Paul.

Pesaing Wilders yang mengusung slogan keragaman dan toleransi, Jesse Klaver, juga disebut-sebut memiliki aliran darah Indonesia. Pemimpin partai ekologis kiri Groenlinks berumur 30 tahun itu memiliki darah Indonesia dari ibunya yang seorang Indo Belanda.

Sedangkan ayahnya berasal dari Maroko. Di mata para pendukungnya Klaver tak ubahnya dengan Barrack Obama. Mereka menyebutnya Obama Belanda. Dia berlawanan dengan Geert Wilders.

“Dengan rambut pirang keriting  dia telah menarik perbandingan dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Kisah keluarganya menarik, sebagai anak dari seorang ayah dari Maroko dan ibu  yang setengahnya mengalir darah Indonesia, Klaver telah menjadi mercusuar bagi kaum liberal Belanda dan perolehan suara jajak pendapatnya telah meningkat secara dramatis,” tulis Telegraph.  (Ula/Berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here