BUMN Singapura  Ingin Tambah Investasi di Indonesia

0

Jakarta – Induk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Singapura, Temasek Holding, ingin menambah investasinya di Indonesia. Sementara, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menawarkan sektor infrastruktur, pertanian, dan pemanfaatan Pula Telok dan Pulau Nipah di Nias.

Minat Temasek tersebut diungkapkan CEO-nya Ho Chung yang mengunjungi Luhut di kantornya, Jakarta, Senin (6/3). “Temasek tengah melirik beberapa sektor usaha di Indonesia, dan ingin menambah investasinya melalui anak usaha yang sudah lama beroperasi di Indonesia. Karena menurut Bu Ho Ching, saat ini Indonesia tengah menjadi perhatian dunia,” tutur Luhut.

Mantan Menko Polhukam ini mengatakan, sejatinya banyak sektor dan bidang usaha yang bisa ditawarkan. Namun, pemerintah lebih menekan pada sektor infrastruktur yang kini pembangunannya telah dicanangkan oleh pemerintah.

Sektor tersebut antara lain, pejernihan air, pembangunan jalan, pelabuhan, pembangkit, serta bandar udara. Selain itu juga ditawarkan sektor pertanian.

Untuk sektor ini, lahan yang ditawarkan berada di Batam, Bintan, dan Karimun. Alasannya, kata Luhut, ketiga wilayah tersebut berdekatan dengan Singapura.

Tapi, kata Luhut, Ho Ching juga menyatakan minat untuk menimbang investasi di Pulau Telok dan Nipah di Nias. Di dua pulau itu Temasek ingin membangun tempat penyimpanan minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) yang didatangkan dari luar negeri.

Bahkan, karena pulau-pulau tersebut juga memiliki laut dalam, maka tak mustahil Temasek membangun pelabuhan. Hal itu dimaksudkan untuk menampung kapal-kapal laut yang tak bisa diakomodir di pelabuhan Singapura.

Temasek yang menjadi pemilik saham mayoritas Singtel, DBS Bank, dan Singapore Airline itu di Indonesia telah menggenggam 56 persen saham Bank Danamon. Adapun Singapura, tahun lalu menjadi investor terbesar di Indonesia.

Nilai investasi yang digelontorkan Negeri Singa ke Indonesia sepanjang tahun 2016 mencapai US$ 9,2 miliar. Nilai tersebut setara dengan 31,7 persen dari total realisasi investasi asing di Tanah Air.

“Singapura mempunyai kepercayaan diri yang tinggi untuk investasi di sini,” imbuh Luhut. (Free/Ktb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here