Walah, Indonesia Pengakses Konten Porno Terbesar Kedua di Dunia

0
Ilustrasi pornografi - dok.KUTV.com

Jakarta – Indonesia saat ini diketahui sebagai negara pengakses konten porno di dunia maya terbesar kedua di dunia setelah Turki. Media sosial YouTube, Instagram, dan Facebook merupakan media yang paling banyak digunakan untuk mengakses tayangan ‘yahuud’ itu.

“Berdasarkan data, Indonesia yang merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, saat ini menjadi pengakses konten pronografi terbesar kedua di dunia. Kita berada di bawah Turki,” papar Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masduki Baidhowi, di Silatnas Stakeholders Konten Keislaman di Jakarta, Kamis (7/12) malam.

Menurutnya, sebagai negara yang mengaku berketuhanan, semestinya Indonesia malu dengan fakta tersebut. “Ini memalukan, mengkhawatirkan,” ucapnya.

Kyai Masduki pun menyodorkan data angka pertumbuhan akses ke saluran penyedia konten pornografi. Pertumbuhan di Turki sebesar 657%, Indonesia 457% dan Estonia 142%.

Dia menyebut, peningkatan akses prno di Indonesia terus berlangsung secara massif sejak 10 tahun terakhir. Tahun 2005 posisi Indonesia sebagai pengakses tayangan itu masih berada di urutan ketujuh.

Namun pada tahun 2007 sudah bertengger di urutan kelima.”Dan tahun ini sudah di urutan kedua, dengan jumlah pengakses 55,2% dari total pengakses di dunia,” papar Kyai Masduki.

Grup Head Corporate Communication Indosat, Deva Rachman mengamini ernyataan Kyai Masduki. Dia menyebut data Indosat juga menunjukan, konten porno merupakan konten yang paling banyak diakses.

Tren seperti itu sejalan dengan semakin tingginya masyarakat terhadap media sosial. Bahkan, setiap harinya, masyarakat menggunakan media mobile dan media sosoal hingga 15-20 jam.

“Tapi paling banyak, yakni sekitar 15 jam digunakan untuk mengakses hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya di tempat yang sama.

Menurutnya, saluran yang digunakan untuk mengakses pornografi itu umumnya YouTube, Instagram, dan Facebook. (Ron)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here