Mulai Hari Ini Biaya Transaksi Kartu Debit Turun Jadi 1%

0
Ilustrasi transaksi menggunakan kartu- dok.Istimewa

Jakarta – Mulai hari ini, Selasa (5/12), Bank Indonesia menurunkan biaya transkasi kartu debit melalui mesin electronic data capture (EDC) dari 2-3% menjadi 1%.
Penurunan biaya itu dalam rangka mendukung implementasi program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yakni pembayaran non tunai.

“Dengan demikian, masyarakat akan terdorong untuk menggunakan sarana transaksi non tunai. Sementara bank juga tidak akan mengalami kerugian akibat penurunan tarif itu. Kami sudah menghitungnya,” papar Kepala Pusat Program Transformasi BI Onny Widjanarko, saat dikonfirmasi, Selasa (5/12).

Sementara pengamat perbankan Catrina Windayati mengatakan, kabar ini tentu menggembirakan bagi konsumen pengguna kartu debit karena biaya transaksi menggunakan kartu debit semakin murah. Hanya, kata dia, untuk menggenjot program GPN masih perlu upaya lain.

Menurutnya, jika bicara pemasyarakatan tentunya harus dilihat seberapa banyak masyarakat yang menggunakan kartu debit. “Menggunakan kartu ini tentu pertanyaan selanjutnya seberapa banyak masyarakat yang sudah menggunakan jasa bank. Karena masih banyak masyarakat yang belum mengaskses bank,” paparnya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/12).

Meski begitu, dia menilai positif langkah BI tersebut. Sebab, setidaknya telah memberikan insentif atau penarik minat agar masyarakat menggunakan kartu dalam bertransaksi.

Sebab, selama ini tak sedikit masyarakat yang juga berpikir ulang untuk menggunakan kartu dalam bertransaksi saat dikenai biaya yang tinggi per transaksi.

“Tetapi untuk bank-nya apa yang dberikan oleh BI? Tentu bank juga perlu insentif sebagai pengganti pengurangan biaya itu. Sehingga, bank juga semangat untuk menggelontorkan kartu debit ke masyarakat karena ada stimulan,” imbuhnya.

Data BI menunjukan per Oktober lalu volume transaksi di kartu ATM/debit mencapai 496,61 juta. Total nilai dari transaksi itu mencapai Rp 533,79 triliun. (Kur/Abs)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here