Manfaat Bit: Menurunkan Tensi Darah hingga Mengurangi Radang Akibat Jantungan

0
Umbi Bit bisa direbus, dipanggang, dijadikan minuman jus, atau untuk campuran salad - dok.istimewa

Jakarta – Bit atau dalam bahasa Inggris disebut Beetroot adalah jenis umbi berwarna ungu yang sekilas mirip dengan ubi jalar ungu. Umbi yang menurut tulisan kuno Asyur bangsa Babilonia telah dikenal sebelum tahun 800 SM itu bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, yakni secara langsung, dikukus, direbus atau bahkan dipanggang.

Sejumlah penelitian mengklaim, Bit mengandung sejumlah zat dan vitamin yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bahkan untuk menangkal berbagai penyakit.

Bit disebut mengandung magnesium, kalium, antioksidan, serat, zat besi, kalium, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, karbohidrat dan protein. Bahkan,folat atau vitamin B9.

Disebutkan pula, dengan mengkonsumsi bit satu cangkir sama dengan telah memenuhi 17% dari total 400-600 mikrogram asupan folat harian yang disarankan. Apalagi, Bit juga diklaim mengandung mengandung lemak jenuh atau kolesterol baik.

Bit disebut memiliki kandungan nitrat yang kaya, yang bisa diubah menjadi nitrit oksida. Zat itu dipercayai mampu menurunkan tekanan darah. Sementara, pigmen betacyanin yang ada di Bit terbukti mampu mengurangi peradangan yang diakibatkan penyakit jantung.

Tak hanya itu. Nitrat pada Bit juga membantu memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke otak. Hal itu sangat baik bagi orang usia lanjut agar terhindar dari kepikunan.

Sementara antioksidan asam alpha-lipoic diyakini mampu menurunkan kadar glukosa, memacu sensitifitas insulin, dan mencegah oksidasi sel pada penderita diabetes.

Adapun kolin yang ada di Bit dapat membantu gerakan otot, memperkuat memori, dan membantu mereka yang sulit tidur untuk cepat terlelap. Zat ini juga membantu mempertahankan struktur membran sel, transmisi impuls saraf, penyerapan lemak, hingga membantu mengurangi peradangan kronis.

Untuk mendapatkan Bit juga tak sulit. Di supermarket hingga pasar tradisional kini banyak dijual Bit. Harganya pun relatif murah.

Hanya, satu hal yang juga patut diperhatikan, jangan terlalu banyak mengkonsumsi umbi ini. Memakannya dalam jumlah terlalu banyak justeru menurunkan kadar kalsium di tubuh. Lebih dari itu bisa merusak atau memperparah penyakit ginjal. Artinya, konsumsilah umbi ini secara proporsional. (Ula/Berbagai sumber)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here