Hadir di Pameran Otomotif Makassar 2017, Ini Tawaran dan Target Hino

0
Yuichi Naito Direktur HMSI bersama Erwin Tandiawan Direktur KMS di POMA 2017 - dok.HMSI

Makassar – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama dealer resmi PT Kumala Motor Sejahtera (KMS) berpartisipasi di Pameran Otomotif Makassar (POMA) 2017, yang berlangsung di Celebes Convention Center, Makassar pada 6 – 10 Desember 2017.

Beragam aktifitas total support yang disebut sebagai program untuk membantu bisnis konsumen di Makassar digelar.

Selain program layanan seperti itu, HMSI juga menyuguhkan dua produk andalan, yakni Hino New Dutro 130 HDL dan Hino New Generation Ranger FM 260 JD.

“Hino terus memberikan produk – produk terbaik dalam 35 tahun ini. Dimana dalam setiap produk kami kembangkan berdasarkan QDR (Quality, Durability dan Reliability) dengan tujuan untuk memberi nilai lebih bagi Konsumen di Makassar dan membuat bisnis lebih mudah,” tutur Direktur HMSI, Yuichi Naito, dalam siaran pers, Kamis (7/12).

Sementara layanan purna jual yang ditawarkan adalah setiap pembelian unit Hino baru para pelanggan diberikan servis gratis selama 2 tahun atau 60.000 kilometer. HMSI melalui dealer-nya juga menyediakan layanan express maintenance yang merupakan perawatan berkala yakni hanya dengan waktu 59 menit.

“Sehingga pelanggan Hino di Sulawesi Selatan tidak tergangu jam operasional armadanya,” kata Yuichi.

Sedangkan KMS selaku dealer resmi juga memiliki servis kontrak dan kontrak suku cadang yang menjamin mendapatkan harga yang spesial dan juga pekerjaan servis. Hal itu dilakukan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Terlebih Sulawesi Selatan merupakan pasar penting bagi Hino.

Direktur PT Kumala Motor Sejahtera (KMS), Erwin Tandiawan, mengatakan Sepanjang Januari–September 2017, pangsa pasar truk ringan Hino di Makassar dan sekitarnya mencapai 27%. Di kelas truk sedang, HMSI menguasai 53% pangsa pasar.

“Selama 17 tahun terakhir, dengan produk unggulan Hino New Generation Ranger, perusahaan menguasai kelas ini.,” ujarnya.

Kini, KMS dan HMSI menargetkan terus menjaga angka tersebut. Satu di antaranya dengan menjaga layanan purna jual dan melakukan penyegaran produk sesuai kebutuhan para pelaku usaha.

“Sulawesi Selatan sebagai pusat perekonomian kawasan Indonesia Timur terus melakukan pembangunan di bidang infrastruktur. Selain itu, sumber daya alam yang melimpah juga membuat para pengusaha di sini membutuhkan truk yang dapat memberi keuntungan bagi mereka,” papar Erwin. (Ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here