Biaya Transfer Antar Bank BUMN Direncanakan Hanya Rp 1.500

0
Ilustrasi penggunaan ATM - dok.News18.com

Jakarta – Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) berencana memangkas biaya transfer antar bank menjadi Rp 1.500. Meski menyusut namun bank tidak khawatir komisi bakal anjlok karena minat orang transfer juga bisa naik karena semakin murahnya biaya.

“Saat ini kami terus mengkajinya dan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN. Apakah nanti, biaya transaksi antar bank Himbara menjadi Rp1.500 atau tetap Rp4.000, itu yang masih kami proses semua hitungannya,” papar Ketua Umum Himbara Maryono di Jakarta, Rabu (6/12).

Menurut Maryono, peluang untuk memangkas biaya transaksi antar bank BUMN itu terjadi seiring dengan sinerginya ATM di antara mereka dengan ATM Link Merah Putih. Melalui sinergi lewat switching PT Jalin Pembayaran Nusantara itu, ATM dari empat bank pelat yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Tabungan Negara telah terintegrasi.

Namun, upaya untuk menurunkan biaya transfer antar bank tak hanya dilakukan bagi antar bank milik negara saja, tetapi juga bagi bank swasta.

Kepala Pusat Program Transformasi Bank Indonesia, Onny Wijanarko mengatakan, tahun 2018 nanti diproyeksikan biaya transfer dana antar bank menjadi Rp 4.000 atau turun Rp 2.500 dari biaya saat ini yang sebesar Rp 6.000.

Menurutnya, langkah itu dilakukan seiring dengan berlakunya penerapan gerbang pembayaran nasional (GPN) kartu debit secara penuh pada Juni 2018. “Jika sistem pembayaran antar bank sudah terkoneksi semua begitu pun dengan perusahaan switching, maka biaya transaksi antar bank bisa menyusut,” tuturnya di Jakarta, kemarin. (Abs)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here