Anies Revisi Raperda Warisan Djarot Termasuk Soal Reklamasi, Ini Alasannya

0
Anies Baswedan - dok.BBC.com

Jakarta – Gubernur DKI Anies Baswedan telah mencabut rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dari program legislasi daerah.

Dia menyebut Raperda reklamasi yang diajukan Gubernur Djarot Syaiful Hidayat itu sudah tidak relevan dan banyak yang harus diperbaiki.

“Banyak yang harus dierbaiki. Jadi, intinya, jangan menata (Jakarta) dengan menggunakan profil Jakarta di masa lalu, tapi profil Jakarta ke masa depan,” tuturnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/12).

Sementara, terkait reklamasi, Anies mengatakan harus memperhatikan banya faktor. Baik faktor sosial ekonomi, geopolitik, terutama lingkungan hidup.

Untuk melakukan revisi atau perbaikan, Anies akan membentuk tim untuk mengkaji semua aspek itu. Hasil kajian tersebut, lanjut dia nantinya akan disusun menjadi raperda terkait reklamasi Teluk Jakarta.

“Mudah-mudahan awal tahun depan, tim ini sudah bekerja,” ujarnya.

Dia kembali menegaskan bahwa penataan kawasan utara Jakarta perlu dipikirkan untuk jangka panjang. “Terutama terkait kebutuhan Jakarta saat ini dan masa mendatang. Sehingga, menjadi kawasan pantai yang bisa dirasakan seluruh warga,” imbuhnya.

Pencabutan Raperda itu sudah Anies pada 22 November yang lalu. (Abs)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here